JANJI PERSAHABATAN
“janji persahabatan”
sejak saat itu saat aku berada di kelas 3 SMP, aku memiliki teman yang sangat baik dan sangat setia, setiap hari ku jalani bersama dengan ketiga sahabatku yaitu rezka, Aulia dan juga Verlita mereka bertiga sudah bersahabat dengan ku sejak kecil, dan kami memiliki surat untuk kelulusan nanti.
suatu saat kami menulis surat perjanjian persahabatan kami di sobekan kertas yang di masukkan ke dalam sebuah botol kemudian botol tersebut dikubur di bawah pohon yang nantinya surat tersebut akan kami buka saat kami menerima hasil ujian kelulusan.
“aku sudah tidak sabar menunggu ujian kelulusan nanti" ucap Verlita dengan rasa senang
“tapi aku merasa sedih juga kalau suatu saat nanti kita tidak lagi berkumpul seperti ini" lanjut Verlita dengan wajah sedih nya
“tidak perlu sedih lagi nanti kan kita bisa berkumpul lagi suatu saat nanti, kita juga bisa kumpul lagi melalui wa/apk lain nya, kita bisa call atau vidcall dari handphone masing-masing kalau ada apa apa juga bisa di kabarkan lewat handphone, walaupun tidak bertemu secara langsung.” jawab aku dengan menepuk pundak Verlita pelan
“sini berpelukan, aku ingin merasakan pelukan dari kalian” ucap rezka dengan merentangkan kedua tangannya sambil tersenyum lebar dan merentangkan kedua tangannya didepan teman teman nya,
teman-teman nya pun merespon rezka yang sudah merentangkan tangan nya dan mereka berempat saling berpelukkan
“makasih yaa untuk kalian semua, makasih untuk kenangan terindah yang pernah kita buat, aku tidak akan melupakan kalian. walaupun kita nantinya akan berjauhan tapi kalian tetap di hati. tolong ingat tentang pertemuan ini juga, I love you my friends, I hope we can meet again someday.” ucap aulia dengan tersenyum lebar sambil meneteskan air matanya yang sudah tidak bisa dibendung lagi.
hari demi hari berlalu, sampai akhirnya hari yang kami tunggu-tunggu pun tiba.
kami menerima hasil ujian masuk di sekolah impianku, kami berempat lulus SMP.
kami sangat senang mendengar kabar tersebut, tapi di satu sisi, kami tahu bahwa kami harus berpisah karena diterima di sekolah yang berbeda-beda.
demi membuat satu kenangan lagi sebelum menjalani kehidupan sebagai siswa di SMA/SMK, kami memutuskan untuk kembali mengambil surat di dalam botol yang sudah di kubur waktu itu.
setelah itu, kami membaca satu per satu surat perjanjian persahabatan yang sudah kami tulis. ini membuat kami menjadi terharu, kemudian kami menangis bersama.
kemudian kami bersenda gurau dan membicarakan semua kenangan yang telah kami lalui bersama.
meskipun kami akan terpisah jauh, tapi kami tahu dan berjanji agar selalu ada untuk satu sama lain.
kami akan terus mengingat perjanjian persahabatan kita sampai kita tua nanti.
“untuk sahabatku, semoga suatu saat nanti kita bisa sukses terus di masa depan, dan bisa sukses bersama-sama, jangan lupakan diri ku ya teman-teman ku. aku sangat menyayangi kalian bertiga, meskipun kita akan berpisah semoga kalian tidak melupakan kenangan ini yah.
meskipun nanti kalian akan mempunyai teman baru, tapi tolong jangan lupakan aku ya...
terimakasih atas segala kenangan kalian,
aku janji tidak akan melupakan kenangan persahabatan ini.” batin nyaa..
**selesai**